10 Cara Efektif Maintenance Website Agar Situs Lebih Optimal

Rate this post

10 Cara Efektif Maintenance Website Agar Situs Lebih Optimal

Tidak hanya selesai sampai pembuatan website berhasil, ternyata website juga membutuhkan perawatan. Bahkan, perawatan website atau maintenance website ternyata harus menjadi salah satu rutinitas penting.

Maintenance website dapat memperkuat keamanan situs dari virus dan juga menambah traffic pengunjung. Termasuk juga sekedar untuk membuat pengunjung betah berlama-lama di website Anda.

Tentu saja tindakan maintenance website tidak boleh terlewat lantaran adanya berbagai kendala jika Anda tidak melakukannya. Permasalahannya, bagaimana cara melakukan maintenance website?

Artikel ini akan memberikan Anda 10 cara untuk melakukan maintenance website.

Pemula? Begini Cara Efektif Maintenance Website!

Potensi website mengalami kerusakan cenderung tinggi bila Anda tidak pernah melakukan perawatan website.

Berikut ini beberapa cara maintenance website yang optimal dan mudah.

1. Lakukan Pembaruan Situs Website

Cara Efektif Maintenance Website

Mari ketahui yang paling dasar dari maintenance website, yaitu tentang pembaruan pada situs website yang Anda jalankan.

Tahukah Anda? Mesin pencarian tidak memberikan peringkat baik untuk situs website yang jarang atau tidak sama sekali melakukan pembaharuan konten.

Tidak hanya mesin pencari, pengguna juga cenderung bosan dengan website yang jarang melakukan update. Jadi, mari lakukan pemeliharaan website dengan pembaruan situs secara rutin.

2. Lakukan Pencadangan Secara Teratur

Mengoptimalkan Data Website dengan Rutin Membackup Data

Tidak hanya pembaruan saja yang teratur, pencadangan konten dan data merupakan salah satu hal penting yang harus Anda lakukan. Tentu saja, pencadangan tidak bisa Anda anggap enteng.

Misalnya, bagaimana jika suatu hari nanti website tiba-tiba kena hack dan seluruh data website hilang, padahal Anda tidak pernah melakukan pencadangan.

Memangnya siapa yang mau mengoptimalkan data website dari awal lagi? Bukankah akan lebih baik jika data-data sudah dicadangkan sebelumnya?

Nah, pencadangan data sebenarnya cukup mudah. Bila Anda menggunakan CMS, instal saja plugin cadangan, dan pencadangan akan bekerja saat Anda melakukan pembaruan.

Bila Anda menggunakan HTML dan File flash, Anda bisa menjalankan program FTP. Program ini bisa melakukan copy & paste seluruh data direktori root ke folder komputer.

3. Periksa Apakah Tautan, Foto, dan Video Masih Optimal

Optimalkan Tautan, Foto, dan Video

Untuk Anda yang aktif bersosial media melalui website, maintenance atau perawatan ini tidak boleh terlewat. Pengunjung tidak melulu datang ke konten terbaru, karena bisa jadi konten lama masih relate.

Jangan sampai pengunjung kecewa karena kualitas konten buruk. Mulai dari gambar atau video yang rusak, bahkan sampai tautan yang sudah kadaluarsa.

Intinya, up to date tidak hanya tentang konten terbaru, tapi juga tentang kualitas konten terdahulu. Oke?

Baca Juga:  Alternatif OkeDrive, Mengatasi Limit Download Google Drive

4. Pantau Kinerja SEO

Memantau Kinerja SEO untuk Mengoptimalkan Website

Sebenarnya akhir-akhir ini banyak konten yang justru “menjauh’’ dari SEO atau Search Engine Optimization dan beralih menjadi konten yang readable.

Namun, bukan berarti konten Anda bisa 100% lepas dari SEO. SEO tetap menjadi salah satu acuan terbaik agar konten Anda memiliki peringkat di mesin pencarian.

Perlu Anda perhatikan, SEO memerlukan konsistensi, apalagi jika tujuan Anda adalah melakukan evaluasi peningkatan kinerja SEO dari awal konten sampai sekarang.

Ada beberapa alat atau software yang bisa Anda pakai untuk melakukan evaluasi SEO. Misalnya seperti Google Analytic atau Google Search Console. 

Keduanya bisa bantu kamu mengetahui jumlah pengunjung yang masuk ke website, termasuk rasio pentalan, dan berbagai info lainnya.

5. Buatlah Konten Tetap Update

Optimalkan Website dengan Rutin Update Konten

Ternyata, membuat konten yang selalu update juga menjadi bagian dari cara maintenance website. Selain itu, konten yang selalu bertambah dan up to date juga bisa membuat mesin pencarian lebih mudah memberikan penilaian.

Jika melihat dari sudut pandang pengunjung situs, orang-orang biasanya akan mengunjungi sebuah portal untuk mendapatkan informasi terbaru.

Jadi, Anda bisa melakukan update informasi konten secara rutin. Semakin sering Anda memperbarui konten, semakin besar lalu lintas pengunjung di dalam website Anda.

6. Sortir Komentar Spam

Optimalkan Website dengan Sortir Komentar Spam

Pernahkah Anda mendapatkan komentar-komentar yang tidak nyambung dengan konten? Dalam beberapa kasus, mungkin Anda justru menyepelekannya, bukan?

Padahal, komentar spam ternyata tidak sesepele itu, lho. Tidak heran, mengabaikan komentar-komentar spam ini bukanlah metode yang tepat.

Fakta terburuknya, oknum jahat bia saja bersembunyi di balik komentar spam, untuk mengalihkan pengunjung website Anda ke URL berbahaya.

Apalagi, komentar spam yang ada di konten juga bisa berpengaruh ke citra website. Bila terdapat komentar spam, bisa saja pengunjung akan menganggap Anda sebagai pengembang yang kurang perhatian terhadap website.

Jadi, mari bersihkan dan sortir komentar yang perlu dan tidak perlu ada di konten Anda.

7. Tes Kecepatan Loading Halaman Web

Optimalkan Website dengan Memantau Kecepatan Loading Web

Kebanyakan pengunjung website akan meninggalkan halaman website bila halaman tersebut memiliki waktu loading lama. Ini adalah hal yang sebaiknya Anda pikirkan untuk memuaskan pengunjung dan secara tidak langsung meningkatkan lalu lintas di website Anda.

Setelah banyak pengunjung yang memilih meninggalkan website alih-alih menunggu proses loadingnya, maka mesin pencarian pun akan sulit untuk memberikan penilaian baik dan menampilkannya di kolom pencarian teratas.

Ini terjadi karena mesin pencari akan menganggap halaman website tersebut tidak memberikan pengalaman terbaik untuk calon pengunjung.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda perhatikan hal ini dan mulai mempelajarinya agar performa website jadi lebih baik.

8. Lakukan Perbaikan dan Pembaruan Struktur Desain Website

Mengoptimalkan Website dengan Perbaikan dan Pembaruan Struktur Desain Website

Bila Anda sudah berhasil menembus angka tahunan dalam keaktifan mengelola website, perbaikan dan pembaharuan desain merupakan salah satu hal wajib untuk maintenance website tahunan.

Anggaplah website seperti rumah. Rumah memang bisa bertahan dalam waktu lama, tapi akan terus memerlukan perbaikan, apalagi desainnya.

Sama halnya dengan isi konten, desain website ternyata juga sebaiknya Anda update sesuai trend setiap tahunnya. Perubahan tren ini memang kerap terjadi lantaran adanya user experience yang dinamis atau cenderung berubah-ubah.

Baca Juga:  Rekomendasi 12 Situs Website Penghasil Uang Dijamin Legal

 9. Periksa Masa Aktif Domain

Optimalkan Website dengan Rutin Periksa Masa Aktif Domain

Selain perbaikan dan pembaharuan desain, ternyata pemeriksaan masa aktif domain juga harus selalu Anda perhatikan setiap tahunnya, lho.

Jangan karena terlalu sibuk mikir SEO, konten, desain, dan lainnya, Anda lupa bahwa masa aktif domain hampir berakhir.

Anda pasti tahu bukan, bila masa aktif domain sudah berakhir, maka domain tersebut akan lenyap secara otomatis? Pastikan hal ini tidak terjadi atau Anda akan memulainya dari awal lagi.

10. Minta Bantuan Ahli

Optimalkan Website dengan Menggunakan Bantuan Konsultan Website

Tidak ingin mengambil terlalu banyak resiko akibat keteledoran Anda sendiri karena masih pemula? Anda bisa menyerahkan tugas ini kepada ahlinya.

Mintalah bantuan jasa maintenance website untuk melakukan pemeliharaan situs. Dengan begitu, situs web akan di-maintenance dengan optimal tepat sesuai dengan algoritma mesin pencarian.

Tentu saja Anda juga harus mengalokasikan dana untuk ini. Namun, tak perlu khawatir! Biaya maintenance website tidak semahal yang Anda perkirakan, kok.

Lakukan Maintenance Website untuk Keamanan dan Kenyamanan

Maintenance website bisa membantu website untuk terhindar dari berbagai permasalahan. Misalnya seperti serangan malware, virus, bahkan hacker.

Selain demi keamanan, website juga lebih up to date dan berjalan sesuai tren yang terjadi setiap waktunya.

Waktu melakukan maintenance bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Namun, maintenance tiap bulan atau tiap kuartal bisa jadi pilihan tepat.

Namun, perlu Anda perhatikan jika maintenance website akan membuat pengunjung tidak bisa mengakses website untuk sementara waktu.

Pertanyaannya, maintenance website berapa lama? Perawatan website biasanya tidak berlangsung lama, apalagi bila Anda selalu rajin melakukannya atau tidak memiliki permasalahan yang urgent. 

Penutup

Ternyata maintenance merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga website agar tetap optimal. Bukan hanya sekali atau dua kali, namun Anda harus rutin dan rajin melakukan maintenance website untuk kualitas yang lebih baik.

Yuk pastikan website berjalan secara optimal dengan rutin melakukan maintenance website! Biarkan pengunjung merasa puas dalam mendapatkan informasi yang mereka cari dan butuhkan.

Info Lainnya
Cara Buka Rekening BRI Online Mudah dan Langsung Aktif
Cara Buka Rekening BRI Online Mudah dan Langsung Aktif

Buka rekening BRI Online adalah cara praktis untuk kamu yang tidak mau repot pergi ke bank. Dengan memanfaatkan teknologi, kamu Baca lebih lajut

Cara Login dan Pemutakhiran Data ASN di My SAPK BKN
Cara Login dan Pemutakhiran Data ASN di My SAPK BKN

Sekarang proses pemutakhiran data ASN bisa dilakukan dengan lebih mudah dan akurat. Semua ASN bisa bisa melakukannya melalui aplikasi yang Baca lebih lajut

9 Cara Mengubah Video Menjadi Audio Tanpa Ribet
9 Cara Mengubah Video Menjadi Audio Tanpa Ribet

Perkembangan teknologi yang canggih membuat pengguna internet kini dengan mudah mendapat konten berupa video maupun audio. Akan tetapi, dalam beberapa Baca lebih lajut

8 Cara Menonaktifkan WhatsApp Sementara dengan Mudah
8 Cara Menonaktifkan WhatsApp Sementara dengan Mudah

WhatsApp (WA) telah menjadi alat komunikasi yang populer dan paling banyak orang gunakan, utamanya di Indonesia. Namun ada banyak alasan Baca lebih lajut